Qaradhawi: Jangan Anggap Mudah Orang
yang Menyalakan Api terhadap Al-Quran
Senin, 31 Mar 08 09:31 WIB
Kirim teman
DR. Yusuf Qaradhawi, Ketua Asosiasi
Ulama Islam Internasional, menyebut lima
spektrum yang berisi seruan kepada kaum
Muslimin untuk melawan serangan yang
memburukkan Islam dan kitab sucinya.
Seruan ini disampaikan terkait film
"Fitna" yang ditayangkan oleh politisi
radikal Belanda Geert Wilders di
internet. “Kita tidak boleh menganggap
enteng upaya menyalakan api terhadap
Al-Quran, ” begitu tandas Qaradhawi.
Qaradhawi menegaskan klaim Wilders dalam
"Fitna" yang menyebutkan bahwa Islam
mengajarkan kebencian dan pembunuhan,
sangat bertolak belakang karena Islam
adalah agama yang menyerukan kecintaan
dan hidup berdampingan secara damai
dengan pihak lain.
Qaradhawi dalam kesempatan yang sama
juga menyayangkan sikap sebagian umat
Islam yang ikut-ikutan mencederai nama
Islam dan otomatis membuka peluang bagi
musuh-musuh Islam untuk memperburuk
citra agama Islam yang hanif.
Dalam keterangannya kepada Islamonline,
Qaradhawi menegaskan, “Apa yang
dilakukan oleh politisi radikal Belanda
itu, sama dengan menyalakan api terhadap
Al-Quran.”
Ia menambahkan, “Film yang menuding
al-Quran sebagai kitab suci fasis adalah
kedustaan, dan merupakan perkataan yang
tidak dikeluarkan kecuali oleh orang
yang bodoh, sombong dan keras kepala.
Ini rangkaian baru dari rangkaian
permusuhan yang telah dibangun oleh arus
di Barat, yang mengambil keuntungan di
baliknya.”
Lima hal yang yang digariskan Qaradhawi
dan harus dilakukan umat Islam adalah;
pertama, penolakan.
“Tolak kedustaan atas Rasulullah saw
yang menyebutkan beliau haus darah dan
seorang haus seks, secara ilmiah.
Penolakan ini harus dilakukan secara
mendunia, hingga sampai kepada
orang-orang yang selama ini memiliki
imej buruk terhadap Rasulullah dan orang
yang tidak tahu akan kemuliaan
Rasulullah saw.”
Kedua, “Secara politis, sikap
negara-negara Islam besar harus berdiri
secara jantan untuk membela Islam dan
Rasul-Nya.”
Ketiga, “Penolakan massa dengan menekan
pemerintahan kaum Muslimin untuk
memiliki sikap tegas berdasarkan
keimanan bahwa umat Islam masih hidup
dan masih memiliki kecintaan besar
terhadap keyakinannya.”
Keempat, Qaradhawi menyerukan agar ada
penolakan di lingkup seni dan budaya. Ia
menerangkan upaya itu misalnya, drama,
film atau serial lain yang meluruskan
imej yang selama ini tertutup dari Islam.
Kelima, “Pemboikotan ekonomi terhadap
negara-negara yang mengizinkan
penduduknya mencederai kesucian Islam.
Pemboikotan ini adalah senjata yang bisa
menyakitkan suatu negara.”
dipetik dari bulletin post bymasfahri >>
http://profiles.friendster.com/12680247
Wednesday, April 2, 2008
INFO: Qaradhawi: Jangan Anggap Mudah Orang Yg Menyalakan Api Terhadap Al Quran
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment